Login
Password
Sources on this Page

> Headlines by Category

 Home / Regional / Asia / Indonesia

You are using the plain HTML view, switch to advanced view for a more complete experience.

Indonesia: $300 Juta Disetujui untuk Semakin Memperkuat Reformasi Fiskal
Administrasi pendapatan, kebijakan pajak, dan belanja publik yang lebih baik akan membantu mencapai prioritas pembangunan WASHINGTON, 16 November 2017 - Dewan Direksi Eksekutif Bank Dunia menyetujui pinjaman sebesar $300 juta pada tanggal 1 November 2017 yang akan membantu meningkatkan kualitas belanja pemerintah, administrasi pendapatan dan kebijakan perpajakan. "Melanjutkan kemajuan signifikan yang telah dicapai saat ini, reformasi fiskal perlu diteruskan agar Indonesia dapat memenuhi aspirasinya. Merancang dan menerapkan kebijakan perpajakan dan belanja yang efektif dapat secara langsung dan tidak langsung meningkatkan taraf hidup keluarga miskin dan rentan. Dengan adanya sistem perpajakan yang lebih efisien dan adil akan memberikan sumberdaya lebih baik kepada pemerintah untuk menyediakan layanan penting seperti kesehatan, bantuan sosial, dan infrastruktur," Kata Rodrigo A. Chaves, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia. Rasio pendapatan terhadap PDB Indonesia merupakan salah satu yang terendah di kawasan Asia Timur dan Pasifik. Kesenjangan pendapatan yang ada saat ini disebabkan oleh tingkat kepatuhan yang rendah. Hal ini juga disebabkan secara sebagian oleh rancangan kebijakan pajak yang kurang optimal sehingga terbatasnya basis pajak dan sulitnya pengelolaan. "Tanpa reformasi besar dalam pengumpulan pendapatan, seiring dengan terus berlanjutnya harga komoditas yang moderat, maka rasio pendapatan terhadap PDB Indonesia mungkin akan tetap berada pada tingkat yang rendah. Ini akan sangat membatasi ruang fiskal untuk pembelanjaan prioritas pembangunan," kata Hans Anand Beck, Ekonom Utama Bank Dunia dan team leader untuk program ini. Pinjaman Reformasi Kebijakan Pembangunan Kedua (Second Fiscal Reform Development Policy) mendukung reformasi pemerintah untuk memperbaiki pengumpulan pendapatan dengan memperluas basis pajak dan memperbaiki tingkat kepatuhan bagi pembayar pajak individu maupun perusahaan. Pembuatan anggaran jangka menengah yang lebih banyak, proses pengadaan barang yang lebih dini, juga pemantauan belanja daerah akan mendukung efisiensi dan efektivitas belanja publik, termasuk untuk kesehatan, belanja modal infrastruktur, dan bantuan sosial. Pembiayaan ini merupakan pinjaman kedua dari tiga rangkaian pinjaman untuk mendukung reformasi fiskal Indonesia. Pinjaman pertama mendukung reformasi yang mencakup alokasi yang lebih besar untuk program bantuan kesehatan dan bantuan sosial, juga mengurangi pengecualian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk beberapa barang konsumsi, dan telah membantu keluarga berpenghasilan rendah agar keluar dari kemiskinan. Dukungan Bank Dunia bagi reformasi fiskal Indonesia merupakan komponen penting Kerangka Kemitraan Negara dari Grup Bank Dunia di Indonesia, yang memberi fokus pada prioritas pemerintah dengan dampak perubahan yang besar. Pinjaman kebijakan pembangunan ini dibangun berlandaskan reformasi fiskal yang didukung oleh program Bank Dunia lainnya yang terkait dengan pengelolaan keuangan publik. Pinjaman ini disiapkan di bawah kerja sama dengan Pemerintah Prancis melalui Agence Française de Développement
Indonesia: $300 Million Approved to Further Strengthen Fiscal Reforms
Better revenue administration, tax policy, and public spending will help meet development priorities   WASHINGTON D.C., November 16, 2017 – The World Bank’s Board of Executive Directors approved a $300 million loan on November 1, 2017 that will help improve the quality of government’s spending, revenue administration and tax policy. “Building on the substantial progress to date, further fiscal reforms are needed so Indonesia can meet its aspirations. Effective design and implementation of taxation and spending policies can directly and indirectly improve the lives of poor and vulnerable families by making tax systems become more efficient and fair and by better resourcing the government to provide critical services such as health, social assistance, and infrastructure,” said Rodrigo A. Chaves, World Bank Country Director for Indonesia. Indonesia has one of the lowest revenue-to-GDP ratios in East Asia and the Pacific. The revenue gap is caused by a persistently low compliance rates, and also partly due to sub-optimal tax policy design which has led to a limited tax base and difficulties in its administration. “Without a major reform in revenue collection, along with the continued moderation of commodity prices, Indonesia’s revenue to GDP ratio may remain at a lower level. This would severely constrain the fiscal space for spending on development priorities,” said Hans Anand Beck, World Bank Lead Economist and team leader for the operation. The Second Indonesia Fiscal Reform Development Policy Loan supports the government’s reforms to improve revenue collection by broadening the tax base and increasing the compliance rate for individual and corporate taxpayers. More medium term budgeting and earlier procurement as well as monitoring of subnational spending will support efficient and effectiveness of public spending, including for health, capital expenditure for infrastructure, and social assistance. This financing is the second of three loans to support Indonesia’s fiscal reforms. The first loan supported reforms that included larger allocations for healthcare and social assistance programs, and reducing VAT exemptions for some consumption goods, which helped some lower-income families escape poverty. The World Bank’s support to fiscal reforms in Indonesia is an important component of the World Bank Group’s Country Partnership Framework for Indonesia, which focuses on government priorities that have potentially transformational impact. This development policy loan builds on fiscal reforms supported by other World Bank programs related to public financial management. It was also prepared in collaboration with the French Government’s Agence Française de Développement
Post Selected Items to:

Showing 10 items of about 26000

home  •   advertising  •   terms of service  •   privacy  •   about us  •   contact us  •   press release design by Popshop •   © 1999-2017 NewsKnowledge